Berita


Dari Kejurnas Karate Piala Maesa Hasilnya Jelek, Karate Harus Dievaluasi
12 Mei 2008


JAKARTA, METRO-- Tim karate PON Sumbar yang berlaga di Kejuaraan Nasional Piala Maesa di GOR Otista Jakarta Timur Sabtu dan Minggu kemarin benar-benar harus dibekali pelajaran sesampai di Padang nantinya.Pasalnya, setelah memakai pelatih dari Jawa Barat dan try out hampir 1 bulan di Bekasi Jawa Barat, Tim yang didukung 8 orang karateka ini amblas dan hanya mampu meraih 1 medali perunggu.Bandingkan dengan Kejurnas Piala Maesa 2007 di Menado dimana karateka Sumbar berhasil meraih 4 emas 2 perak dan 4 perunggu.

Sekretaris Umum KONI Sumbar Drs OS Yerli Asir ketika diminta tanggapannya mengungkapkan, dari hasil Maesa ini sepulang dari Jakarta, tim karate Sumbar yang akan diboyong ke PON XVII Kaltim Juli mendatang ini harus dievaluasi lebih mendalam lagi karena hasil kali ini jelek, bahkan sangat jelek serta jauh dari harapan, jelasnya. Sebab itulah, kejadian merupakan pil pahit karena kesalahan dari awal dalam memilih pelatih, “Jadi ketajaman memilih pelatih harus diperlukan, kalau begini hasilnya, kita akan melakukan evaluasi mendalam, termasuk pelatih’, tegasnya. Sementara, dari 8 karateka yang diturunkan di Kejurnas Piala Maesa 2008 di Jakarta, hanya Septri yang turun pada kumite kelas -80 kg putra berhasil mendapatkan medali, itupun perunggu setelah menang pada babak reverchage melawan karateka KKI Ogan Komering Ulu Palembang 4-0.

Kemendungan di tim karate Sumbarpun berlanjut, Martinel, peraih medali perak Sea Games 2007 lalu yang diharapkan mampu meraih medali emas ternyata harus rela kehilangan medali, pasalnya, ketika akan tampil pada babak semifinal, Martinel tidak bisa melanjutkan pertandingan karena cidera dan kalah kiken (undur diri) di kelas -48.Sebelumnya, Martinel masih mampu memperlihatkan taringnya ketika mengalahkan Puspa (Salatiga) dengan skor 4-1 dan menang 3-0 melawan karateka Jabar serta menang hantei 0-0 melawan karateka Kheishinkan. Kepada POSMETRO, Devi Bakhtiar, salah seorang pelatih tim karate Sumbar mengakui, anak-anak terlihat masih belum memperlihatkan penampilan sesungguhnya, mudah-mudahan, pulan nanti akan kita evaluasi habis-habisan supaya apa yang akan kita targetkan di PON bisa tercapai, jelasnya.(def)


http://www.posmetropadang.com/