Berita
22 Maret 2009
Kejurnas
O2SN
15 - 19 Juni 2009
Olahraga selain untuk menjadikan pelajar menjadi sehat sehingga dapat
menuntut ilmu dengan hasil yang baik, juga baik untuk mengembangkan
karakter unggul, antara lain sportifitas, bekerjasama dan semangat untuk
meningkatkan prestasi. Kompetisi antara pelajar merupakan sarana untuk
mengukur kemampuan psiko-motorik siswa sebagai hasil latihan selama ini.
Tingginya frekuensi pelajar baik di tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi,
nasional maupun internasional, mengharuskan adanya wadah untuk
berkompetisi. Sarana berkompetisi sebagai upaya mencari pelajar-pelajar
berprestasi untuk menggantikan seniornya di masa yang akan datang.
Selain itu, karena sifatnya nasional sarana ini dapat mempererat rasa
kebersamaan dan persahabatan antara anak bangsa.
Cabang olah raga karate berkembang pesat sejak awal tahun 1970-an,
hingga kini baik ditingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama
(SMP), maupun Sekolah Menengah Atas (SMA), membuat setiap perkumpulan
karate (Dojo) di sekolah berupaya menciptakan atlie-atlet karate (Karateka)
yang tangguh.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, melalui kerjasama dengn induk
organisasi olahraga karate yaitu Pengurus Besar Federasi Olahraga
Karate-Do Indonesia (PB. FORKI), Departemen Pendidikan Nasional (DEPDIKNAS),
sejak tahun 2005 menyelenggarakan kompetisi Karate SD, SMP, dan SMA
tingkat Nasional Pada tahun 2008 untuk pertama kali kompetisi olahraga
karate disertai dengan beberapa cabang olahraga lainnya, diberi nama
kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Pertandingan cabang olahraga Karate, SD, SMP, dan SMA dilaksanakan oleh
Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan yang ditunjuk PB. FORKI,
bertanggung jawab terhadap keseluruhan pertandingan. Wasit dan Juri yang
bertugas mendapat rekomendasi dari PB. FORKI. Peraturan pertandingan
yang digunakan adalah peraturan pertandingan World Karate Federation (WKF)
yang telah disesuaikan oleh PB. FORKI.
Jenis dan Sistem Pertandingan Tingkat Nasional
Jenis pertandingan Untuk SD Kata perorangan dan Kumite terdiri Kumite –
30 kg, + 30 kg putri, - 35 kg, + 35 kg putra, Kata perorangan putri dan
putra (setiap provinsi diwakili dua karateka putri dan dua kateka putra.
Untuk SMP kata perorangan putra/putri dan kumite, Kumite – 41 kg, + 41
kg putri, kumite – 45 kg, + 45 kg putra (setiap provinsi diwakili satu
atlit putri dan satu atlit putra).
Sedangkan untuk SMA karate dipertandingkan kata perorangan putra/putri
dan kumite, terdiri dari kumite – 53 kg, + 53 kg putri, dan kumite – 61
kg, + 61 kg putra (mewakili provinsi tiga atlet putri dan tiga atlet
putra).
Sistem pertandingan yang diterapkan sistem eliminasi dengan refechance,
jumlah dan pembagian pool ditentukan melalui rapat teknik. Cabang
Olahraga Karate O2SN SD, SMP, SMA Tahun 2009, akan dilaksanakan di
Jakarta, pada tanggal 15 sampai dengan 19 Juni 2009. (Indonesia
Karate-do)
sumber : http://www.karateranahminang.com/kegiatan/75-kejurnas-pelajar/147-kejurnas-o2sn-2009.html
